Anatomi Berlian

Meski setiap berlian itu unik, semua berlian bundar mempunyai struktur dasar yang biasa disebut sebagai anatomi berlian. Mengetahui komponen dasar sebuah berlian dan bagian-bagiannya akan membantu kita menemukan berlian yang sempurna. Perbandingan proporsi dari berbagai bagian sebuah berlian dapat menentukan kualitas cut berlian yang mempengaruhi kecerahan (brightness) dan kilau (sparkle) dari berlian tersebut. Namun, perlu diingat juga bahwa proporsi saja tidak menentukan kualitas cut sebuah berlian. Itulah sebabnya kita perlu menghargai setiap keunikan dan seluk beluk masing-masing berlian.

Berikut adalah penjelasan singkat 8 bagian utama sebuah berlian.

Diameter Lebar sebuah berlian, diukur dari ujung ke ujung sepanjang sabuk (“girdle”).
Table Bagian terluas yang terletak pada permukaan atas sebuah berlian.
Crown Porsi atas sebuah berlian yang membentang dari permukaan (“table”) hingga sabuk (“girdle”). Bagian mahkota (crown) meliputi sisi bezel/bingkai (pokok mahkota), sisi star (bintang), sisi sabuk bagian atas (separuh atas “girdle”), dan sisi permukaan (“table”).
Girdle Sisi bagian luar (tepi terluas) dari sebuah berlian di mana mahkota (“crown”) dan paviliun (“pavilion”) bertemu.
Pavilion Porsi bagian bawah dari sebuah berlian sepanjang sabuk (“girdle”) hingga ke ujung bawah (“culet”). Bagian paviliun terdiri dari sisi bawah, sisi paviliun dan ujung berlian (“culet”).
Depth Tinggi sebuah berlian diukur dari permukaan (“table”) hingga ujung (“culet”).
Culet Sudut atau titik pada bagian paling ujung bawah sebuah berlian. Secara umum bentuk ujung berlian (“culet”) akan semakin disukai jika ujungnya semakin kecil. Jika ujung berlian (“culet”) terlalu besar, maka dapat terlihat seperti inklusi atau bercak ketika berlian dilihat dari atas.
1