Batu berlian asli

SEJARAH
Fifthbloom

Lebih dari tiga ribu tahun lamanya, batu berlian telah dikenal sebagai batu yang sangat berharga karena kilauan, kelangkaan, dan ketahanannya. Perdagangan berlian diperkirakan telah dimulai sejak 400 SM, pada periode kuno beberapa nenek moyang kita bahkan percaya bahwa berlian tidak dapat dihancurkan, bahkan legenda bahwa berlian memiliki kekuatan mistis. Awal mula penggunaan berlian pada cincin tunangan dapat kita lacak kembali sekitar lebih dari 500 tahun yang lalu pada 1477 ketika Archduke Maximillian dari Austria melamar Mary, putri dari kerajaan Burgundy dengan sebuah cincin berlian.

Berlian di masa modern mulai dipasarkan oleh De Beers dengan teknik periklanan yang agresif. Berlian yang dulunya hanya dapat dimiliki dan dipakai oleh orang terkuat di keluarga kerajaan atau maharaja sebagai simbol status, kini tersedia pula bagi khalayak umum. Penemuan tambang-tambang berlian baru dalam beberapa abad terakhir diyakini menjadi pemicu mengapa berlian kini lebih mudah diakses oleh berbagai kalangan. Namun seiring dengan meningkatnya permintaan pasar, berlian tetap menjadi benda yang langka dan berharga. Malah, permintaan global diprediksi akan mengalami peningkatan melampaui stok global, setidaknya untuk beberapa dekade ke depan. Rata-rata harga berlian telah mengalami peningkatan secara perlahan dan stabil dari tahun ke tahun.

Fifthbloom

BERLIAN SINTETIS

Mengingat nilainya yang berharga, tidak mengejutkan jika pada akhirnya terdapat beberapa pihak yang mencoba mereplikasi berlian alami melalui serangkaian proses geologi. Berlian sintetis diproduksi di dalam laboratorium dan secara tradisional digunakan untuk kepentingan industri. Dua metode produksi yang paling umum digunakan adalah metode Chemical Vapour Deposition (CVD) atau deposisi uap kimiawi dan metode High-Pressure High-Temperature (HPHT) atau tekanan-temperatur tinggi. Adanya perkembangan teknologi membantu meningkatkan populasi berlian sintetis di pasaran. Di samping itu, kemajuan teknologi juga membuat berlian alami dengan berlian sintetis semakin sulit untuk dibedakan. Teknologi serupa juga digunakan untuk memperbaiki berlian alami yang dinilai masih "kurang sempurna" untuk meningkatkan kualitas karakteristiknya. Untungnya, perbedaan antara berlian sintetis, berlian olahan (hasil perbaikan) dan berlian alami dapat diketahui setelah dianalisa melalui laboratorium. Gemological Institute of America (GIA), sebuah laboratorium sertifikasi dan pemeriksa berlian yang berdiri secara independen, berada di garis terdepan untuk membantu kita mengidentifikasi berlian sintetis dan berlian olahan (hasil perbaikan). Kami juga menyarankan untuk membaca laman "Pentingnya Berlian Bersertifikat" sebelum membuat keputusan.

Tipe Berlian yang Beredar di Pasaran

BERLIAN ALAMI

Berlian alami terbentuk atas perpaduan tekanan dan temperatur yang sangat tinggi jauh di bawah permukaan bumi. Akibat proses alamiah ini, berlian alami memiliki ketidaksempurnaan internal (inklusi) dan/atau eksternal (cacat/goresan). Ketidaksempurnaan ini dapat dikatakan sebagai “sidik jari” atau “tanda lahir” sebuah berlian alami, membuat setiap berlian memiliki keunikannya sendiri, jejak bukti bahwa berlian tersebut terbentuk melalui proses alam yang panjang dan tidak mudah. Proses alam ini jugalah salah satu alasan mengapa berlian merupakan pilihan yang tepat untuk melambangkan cintamu untuk yang terkasih.

BERLIAN OLAHAN (HASIL PERBAIKAN)

Berlian alami yang telah diperbaiki dalam laboratorium untuk meningkatkan karakteristiknya, biasanya dilakukan untuk menyembunyikan kelemahan fatal seperti inklusi secara mayor (menaikkan rentang Clarity) atau untuk meningkatkan kualitas Colour-nya. Beberapa penanganan bersifat sementara (non-permanen) dan berlian tersebut dapat kembali ke kondisi semula seiring waktu. GIA tidak akan mengeluarkan sertifikat untuk berlian dengan penanganan sementara.

BERLIAN SINTETIS

Berlian yang dibentuk di laboratorium menggunakan metode HPHT atau CVD.

BERLIAN TIRUAN

Batu yang berbentuk mirip seperti berlian namun memiliki struktur kimia yang berbeda dibanding berlian alami dan ketahanan fisiknya lebih rendah. Contoh dari berlian tiruan ini seperti zirkonia kubik (zircon) — atau sering juga dikenal dengan "berlian swarovski" dan moissanite.

SIKAP KAMI

Di Fifth Bloom, meski berlian adalah representasi yang sempurna untuk menyatakan cintamu, kamu tentu saja tetap memiliki kebebasan untuk memilih dan tidak harus menggunakan berlian alami untuk melamar sang kekasih. Namun, jika kamu pada akhirnya memutuskan untuk membeli sebuah berlian alami, kami akan dengan sangat senang hati membantumu memaksimalkan anggaran (budget) yang kamu miliki. Kami ada karenamu.

Perlu dicatat bahwa artikel yang kami rujuk pada laman ini mengacu pada berlian sintetis buatan lab yang memiliki komposisi sama dengan berlian alami. Kami tidak merujuk pada berlian tiruan, seperti zirkonia kubik (zircon), yang hanya mencoba meniru karakteristik berlian alami namun memiliki susunan kimiawi yang berbeda secara keseluruhan.

KISAH BERLIAN ALAMI - part 2

Kami telah mengamati pasar berlian dengan cermat dalam beberapa tahun terakhir, termasuk pasar berlian sintetis. Dalam pembahasan kali ini kami hendak memberikan gambaran umum mengenai pasar tersebut. Pasar berlian sintetis beranjak sangat fluktuatif, dengan kemerosotan harga yang tergolong cepat dalam 1.5 tahun terakhir. Namun sebelum menyelam lebih dalam, satu hal yang perlu ditegaskan, berlian sintetis tidaklah murah. Setidaknya, belum.

Lebih Banyak
1