Karat Emas

Karat (K) adalah istilah yang digunakan untuk mengukur kadar emas. Emas murni, atau 24-Karat (24K) jarang digunakan pada perhiasan karena terlalu lunak. Emas secara alami berwarna kuning dan seringkali dikombinasikan dengan logam lainnya untuk meningkatkan kekuatannya dan membentuk paduan warna keemasan (biasanya emas kuning atau emas putih). Di bawah ini adalah penjelasan mengenai Karat perhiasan emas yang beredar di pasaran secara umum.

Fifthbloom

Di Asia, mayoritas perhiasan emas yang dijual adalah emas 18 Karat (18K) atau 9 Karat (9K). Meski begitu produsen perhiasan emas di Indonesia telah memproduksi variasi yang lebih beragam, seperti emas murni 70% (sering juga disebut sebagai 700) – setara dengan 16,8 Karat.

Meski begitu, di negara-negara bagian Barat dan belahan dunia lainnya, emas 14 Karat (14K) sangatlah populer. Faktanya, emas 14 Karat malah lebih disukai untuk perhiasan sehari-hari seperti cincin dan gelang karena memiliki tekstur yang lebih keras sehingga lebih awet dan tahan lama dibanding emas 18 Karat meski memiliki tampak visual yang hampir sama.

Di Fifth Bloom, kami merasa ketika sebuah perhiasan dikatakan terbuat dari emas, maka perhiasan tersebut harus memiliki setidaknya 50% kandungan emas. Perhiasan dengan kandungan emas di bawah 50% kurang tepat jika dibilang terbuat dari emas. Atas dasar tersebut, kami tidak menggunakan emas 9K (atau kadar emas 37,5%).

Logam emas yang digunakan dalam setiap perhiasan kami secara default (standar) adalah 18K. Meski lebih mahal daripada emas 14K, perbedaan harga keduanya relatif tidak signifikan bagi sebuah perhiasan berlian. Meski begitu, jika Anda lebih senang menggunakan emas 14K untuk perhiasan Anda, kami akan dengan senang hati memenuhi permintaan Anda. Kami menyarankan menggunakan emas putih jika Anda hendak menggunakan emas 14K karena akan terlihat identik dengan emas 18K. Di samping harganya lebih murah, emas 14K juga lebih tahan lama jika hendak digunakan sehari-hari.

1