Sumber foto: Wayan Ricci Suandika/Pexels
Menikah, memulai lembaran hidup baru, alangkah lebih baiknya jika diawali dengan segala hal yang baik. Sebab itulah, calon pengantin kerap sangat berhati-hati menjelang pernikahannya. Tak heran, jika berbagai kepercayaan dan adat-istiadat pun memiliki sejumlah larangan sebelum menikah.
Tentunya bukan tanpa alasan. Salah satu alasan berbagai pantangan menikah ini diberikan adalah untuk menjaga keamanan dan keselamatan calon pengantin. Selain itu, ada harapan di balik pantangan sebelum menikah ini, yakni kelancaran acara pernikahan serta kehidupan rumah tangga setelahnya.
Beberapa larangan calon pengantin sebelum menikah adalah dilarang berkendara jauh, hingga tidak diperbolehkan menemui mantan. Berbagai hal ini disarankan untuk dipatuhi calon pengantin mulai dari 15 hari hingga tujuh hari sebelum pernikahan.
Sebelum menikah, calon pengantin tidak disarankan untuk berkendara seorang diri. Ini merupakan salah satu pantangan yang ada di Primbon Jawa. Praktisi Kejawen, Dewi Sundari mengatakan bahwa jika calon pengantin ingin pergi ke suatu tempat harus bersama orang lain yang mengendarai kendaraan tersebut.
Dengan begitu, si calon pengantin akan lebih terjamin keamanannya. Bukan hanya mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan, tetapi juga memiliki seorang teman yang bisa membantu saat bahaya menghadang.
Pantangan sebelum menikah yang paling terkenal adalah calon pengantin tidak diperbolehkan melakukan perjalanan jauh, seperti antar provinsi atau pun ke luar negeri. Bukan tanpa sebab, lagi-lagi melakukan perjalanan jauh membawa risiko tinggi dalam segi keamanan termasuk kecelakaan.
Sebab itulah, akan lebih baik jika sebelum menikah calon pengantin tidak melakukan perjalanan jauh. Rencana untuk liburan mungkin bisa ditunda. Kalian bisa melakukan liburan bersama pasangan setelah menikah.
Selain dilarang untuk melakukan perjalanan jauh dari jalur darat dan udara, calon pengantin juga sebaiknya tidak bepergian dari jalur laut. Dikhawatirkan calon pengantin mengalami insiden buruk yang mungkin saja bisa menenggelamkannya.
Cek Harga Berlian Hari Ini
Dilansir dari Primbon Jawa, kedua calon pengantin juga dilarang untuk saling bertemu atau bertatap muka 15 hari sebelum menikah. Hal ini dimaksudkan agar aura wajah calon pengantin tetap terjaga. Ketika kita jarang bertemu dengan pasangan pun, akan meningkatkan rasa bahagia ketika akhirnya bisa berjumpa di hari pernikahan.
Pantangan lainnya adalah calon pengantin tidak boleh berenang 15 hari sebelum melakukan pernikahan. Alasannya adalah agar tidak mengundang energi-energi negatif sebelum pernikahan, yang berisiko membuat pernikahan gagal.
Pantangan sebelum menikah selanjutnya adalah calon pengantin dilarang mendaki gunung. Menurut kepercayaan Kejawen, gunung merupakan tempat yang memiliki potensi gaib sangat tinggi. Sehingga dikhawatirkan bahwa calon pengantin bisa ‘diculik’ atau dibawa masuk ke alam gaib.
Di sisi lain, pantangan ini juga diberikan demi keamanan calon pengantin. Terlepas dari segala hal, tak bisa dipungkiri bahwa mendaki gunung merupakan salah satu kegiatan ekstrem. Begitu banyak risiko yang mungkin saja terjadi saat mendaki. Mulai dari terpeleset, jatuh, hingga tersesat.
Salah satu pantangan yang jadi pro dan kontra adalah memotong rambut. Dahulu banyak yang percaya bahwa calon pengantin tidak boleh memotong rambut sebelum menikah.
Namun saat ini, pantangan ini jarang dilakukan. Sebab tidak sedikit calon pengantin yang memotong rambutnya sebelum hari H agar tampak lebih menarik.
Tidur larut malam merupakan salah satu kegiatan yang pantang dilakukan sebelum menikah. Bukan tanpa alasan, begadang bisa menurunkan imun tubuh. Sehingga dikhawatirkan jika calon pengantin terus-terusan begadang sebelum hari pernikahan, kondisinya akan drop.
Selain itu, calon pengantin akan membutuhkan energy yang cukup besar di hari H. Sebab acara pernikahan yang kompleks bisa menguras tenaga, baik secara fisik mau pun mental. Sehingga akan lebih baik jika calon mempelai memiliki istirahat yang cukup.
Tak hanya itu, kurang tidur juga bisa menyebabkan penampilan menurun. Mulai dari mata panda hingga kondisi kulit yang memburuk.
Mencoba produk skincare baru memang terdengar menyenangkan. Namun jangan lakukan hal ini beberapa hari sebelum menikah. Bukan tanpa alasan, ini tak akan menjadi masalah jika memang kulitmu bisa beradaptasi dan langsung cocok dengan produk tersebut. Namun jangan lupakan kemungkinan bahwa kulitmu akan menolak dan tidak cocok dengan produk baru tersebut.
Jika hal ini terjadi, maka kulit bisa saja mengalami break out atau pun kerusakan lainnya. Sehingga kondisinya tidak bisa optimal di hari H pernikahan.
Pantangan sebelum menikah ini bukan hanya berlaku untuk percobaan skincare, tetapi juga produk makeup baru. Akan lebih baik, jika kalian setia dengan produk yang selama ini kamu pakai dan cocok. Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.
Kondisi kesehatan harus terjaga setiap hari, apalagi sebelum menikah. Olahraga teratur dan mengonsumsi makanan bergizi menjadi hal yang wajib. Jangan mengonsumsi makanan sembarangan, sebab berisiko mendatangkan penyakit.
Salah satu makanan yang harus dihindari adalah kudapan tinggi garam. Sebab terlalu banyak mengonsumsi garam bisa berisiko membuat badan membengkak.
Kalian mungkin saja memiliki hubungan baik dengan mantan kekasih, namun akan lebih baik jika tidak menemuinya terlebih dahulu beberapa hari sebelum menikah. Sebab, sebaik apa pun dan sebiasa apa pun perasaan kalian kepadanya, kalian masih tetap memiliki masa lalu bersamanya. Dan di antara berbagai memori tersebut, pasti ada memori yang indah.
Tak jarang sebelum menikah, ada rasa ragu tentang calon pasangan. Dan jika kalian bertemu dengan mantan kekasih, mungkin saja merasa nyaman dengan kehadirannya dan teringat akan kenangan masa lalu yang indah. Keinginan untuk kembali bersama dengan mantan alias balikan mungkin akan muncul.
Jika hal ini terjadi, kalian harus ingat mengapa kalian memutuskan hubungan tersebut. Dan ingat apa yang membuat kalian memilih, yakin dan mantap untuk menikah dengan pasanganmu saat ini. Ingat juga cinta dan kasih sayang yang telah diberikan calon suami atau istri yang telah mereka berikan selama ini.
Your email address will not be published. required fields are marked *
Name *
Email *
Comment
Terima kasih. Komentar Anda akan muncul 1x24 jam setelah disetujui oleh Admin
Joe Dhon
7 jam lalu
Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.
Official
Joe Dhon
7 jam lalu
Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.